Fakta menarik sejarah BAPE dan pendirinya – NIGO

Inilah sejarah BAPE, brand yang sangat hot pada kalangan pecinta streetwear.

A Bathing Ape (atau BAPE ) adalah merek pakaian Jepang yang didirikan oleh Nigo (Tomoaki Nagao) di Ura-Harajuku pada tahun 1993. Merek ini memproduksi streetwear untuk pria, wanita dan anak-anak.

menjalankan 19 toko di Jepang, termasuk Bape Stores, Bape Pirate Stores, Bape Kids Stores, Bapexclusive Aoyama, dan Bapexclusive Kyoto. Toko Kyoto juga termasuk Bape Gallery, ruang yang digunakan untuk berbagai acara dan acara seni yang disponsori oleh Bape. Ada juga toko yang terletak di Hong Kong, New York City, London, Paris, Taipei, Los Angeles, China, Bangkok, dan Singapura. Perusahaan yang sebelumnya dioperasikan (Busy Work Shop), Bape Cuts salon rambut, Bape Café, BABY MILO dan The cay Soldier. Nigo juga mendirikan garis sekunder AAPE (oleh A Bathing Ape) dan BAPY (Busy Working Lady). Pada tahun 2011, perusahaan telah dijual kepada konglomerat konglomerat TI Hong Kong.

Sejarah

Nigo adalah seorang perancang, produser, dan DJ. Setelah menyelesaikan studi dalam bidang fashion editing di perguruan tinggi, ia bekerja sebagai editor dan stylist untuk majalah Popeye. Ia meminjam 4 juta yen dari seorang kenalan yang juga mengizinkan Nigo menggunakan tokonya, Nigo pun membuka toko pertamanya, “Nowhere”, bersama Jun Takahashi dari label Undercover pada 1 April 1993 di Harajuku, Tokyo. Memutuskan untuk memulai merek pakaiannya sendiri, ia memberikan nama yang terinspirasi dari film Planet of the Apes. Menurut Nigo, nama “BAPE” dipilihnya dari istilah bahasa Jepang yang berarti “A Bathing Ape in Lukewarm Water”. Hal tersebut mendeskripsikan metode berendam dengan air hangat dalam jangka waktu yang lama, mengolok sifat malas beberapa orang Jepang. Nigo merasa bahwa kalangan muda Jepang sekarang merefleksikan hal tersebut. Untuk memperkenalkan merek ini, ia memberikan kaus kepada Cornelius untuk dipakai saat tampil di panggung. Selama dua tahun, ia memproduksi 30 sampai 50 kaus per minggu, separuh untuk dijual dan separuh lagi untuk diberikan pada teman-temannya. Pada tahun 1997, Nigo merilis album debutnya yang berjudul Ape Sounds di bawah label Mo’Wax bersama DJ/Produser James Lavelle dari UNKLE. Nigo juga menjadi pemilik pendamping (co-owner) dan kepala desainer dari merek pakaian Billionaire Boys Club dan Ice Cream milik Pharrell Williams.

Pada 1 Februari 2011, diumumkan bahwa A Bathing Ape telah dijual ke konglomerat fesyen Hong Kong, I.T Group.
Bape adalah merek populer di kalangan selebriti, di mana banyak selebriti internasional yang muncul di majalah atau katalog menggunakan pakaian dari produk ini.

Desain

Bape acapkali berkolaborasi dengan merek lainnya dan menampilkan karakter-karakter terkenal seperti SpongeBob SquarePants, karakter komik Marvel, Nintendo, DC Comics, serta Hello Kitty dan Sanrio Family. Desain tersebut digunakan untuk barang-barang, aksesoris, hoodie, jaket, kaus dan sepatu. A Bathing Ape juga berkolaborasi dengan merek terkenal lainnya, seperti Pepsi, Coca Cola, MAC, Undercover, Neighborhood Technical Apparel, Mastermind Japan, Carhartt, Casio dan banyak artis seperti Biggie Smalls, Beastie Boys, Pharrell, Kanye West, Soulja Boy, Linkin Park, Lil Wayne, Chris Brown, dan masih banyak lagi.

Untuk melihat blog tentang fashion lainnya, bisa langsung klik disini

3 thoughts on “Fakta menarik sejarah BAPE dan pendirinya – NIGO”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *